May 22, 2008

Hukum Chatting (syariah online..)

Pertanyaan:

Assalamu'alaikum...
Ustadz, saya ingin menanyakan hukumnya chatting. Tolong jelaskan, dan dapatkah chatting di samkaan dengan khalwat virtual???

Sebelumnya saya ucapkan Jazakumullah..
wassalam..

Hamba Allah

Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,


Inti dari khalwat itu adalah tidak adanya kehadiran orang lain kecuali hanya dua orang berlainan jenis itu.

Dengan ketiadaan orang lain itu, maka terjadinya dialog langsung / interaktif antara anda berdua. Meski tidak bisa langsung menyentuh, memegang, meraba atau berhubungan seksual, namun kata-kata yang mengalir antara mereka berdua sungguh tidak punya batas, karena tak ada seorang pun yang hadir dalam percakapan virtual itu.

Dengan metode itu, yang menjadi pertanyaan adalah : Apakah anda merasa bebas menuliskan semua perasaan anda dalam chatt itu ? Apakah anda merasa �lebih aman` untuk menuliskan dan merangkai kalimat ? Apakah anda merasa privasi anda lebih terjaga dengan berkoresponsi via chatt ? Dan di pihak lain, apakah anda merasa bahwa lawan chatting anda itu bisa dengan leluasa untuk curhat kepada anda dan sebaliknya ? Apakah anda merasa bahwa dia juga bisa mengungkapkan masalah-masalah yang dihadapinya dengan sedikit lebih �bebas� ?

Kalau jawabannya adalah iya, maka sebenarnya media itu bisa saja dimanfaatkan untuk �kencan virtual�. Kasusnya menjadi tidak jauh berbeda dengan kirim-kiriman surat biasa, ngobrol di telepon, SMS dan sejenisnya.

Sehingga batasan apakah ini merupakan khalwat (menyepi berdua) atau bukan menjadi tidak jelas lagi. Memang secara pisik tidak terjadi khalwat, yang terjadi hanyalah �mungkin- sebuah �cyber khalwat�.

Tapi esensi dari sebuah khalwat itu adalah �rasa bebas dan aman� untuk berekspresi dengan lawan khalwatnya. Dimana isi dan tema pembicaraan tidak diketahui oleh orang lain.

Hal ini bukan berarti chatting dengan lawan jenis itu haram total. Sebab chatting itu ada juga yang berbetuk massal, dimana ada orang lain yang bisa ikut memonitornya. Namun pembicaraan chatting itu sungguh merupakan media untuk �berduaan� yang hakikatnya sama dengan berduaan secara fisik tanpa resiko bisa saling meraba.

Jadi ada kondisi dimana khalwat itu terjadi secara verbal dan virtual.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

May 20, 2008

GILA vs BODOH

Suatu hari, Samijan yang mahasiswa psikologi bersama ketiga temannya datang ke sebuah Rumah Sakit Jiwa untuk mengadakan penelitian kejiwaan disana. Samijan kebetulan dapat pinjaman mobil mewah baru ayahnya. Dengan bangga ia mengendarai mobil baru bersama teman-temannya.

Sepulang dari penelitian, tiba-tiba ban mobil Samijan kempes tepat di dekat pintu gerbang Rumah Sakit Jiwa. Samijan pun turun sambil memaki-maki dalam hati.
“Sial, sudah seharian ngumpul orang gila sekarang ban mobil gue kempes lagi”, gerutu Samijan.

Samijan lalu turun dari mobil dan mengganti ban mobil yang kempes dengan ban cadangan. Malangnya, saat akan memasang kembali ban mobil, keempat mur jatuh ke dalam lubang saluran air.

“Sial.. sial.. sial…!”, maki Samijan.

Giman, Ngaripun, dan Tukul teman Samijan pun hanya bisa mengangkat tangan.

“Terus gimana Jan?”, tanya Tukul.

“Ngga tahu, masa kita mesti jalan ke bengkel cari mur?”, jawab Samijan.

Tiba-tiba seorang pasien Rumah Sakit Jiwa yang dari tadi mengawasi keempat mahasiswa psikologi itu nyeletuk, “Ambil aja dari masing-masing roda satu mur lalu pasang di situ. Ntar kalau sudah ketemu bengkel baru beli mur lagi”

Samijan dan kawan-kawan tersenyum girang dan mulai melepas satu mur dari masing-masing roda untuk memasang roda yang murnya hilang.

Setelah bersusah payah, akhirnya keempat roda sudah terpasang dan mobil sudah siap jalan lagi. Tiba-tiba terbersit satu pikiran di benak Samijan.

“Loh, bapak tadi bisa ngasih saya ide cemerlang. Lalu kenapa bapak bisa di Rumah Sakit Jiwa?”, tanya Samijan.

“Saya di sini karena gila mas. Bukan karena bodoh”, jawab si pasien sambil ngeloyor pergi.

May 12, 2008

tolong tutup lagi botolnya...

Seorang pengusaha yang menghabiskan akhir pekannya dengan memancing pakai perahu di sebuah danau, menemukan sebuah botol yang terapung dan tertutup rapi yang segera dihampiri dan diambil oleh sang pengusaha.

Penasaran…, si pengusaha membuka tutup botol, lalu tiba-tiba dari dalam botol keluar asap yang selanjutnya menebal dan mejadi Jin raksasa yang mengambang di depan si pengusaha.

“Terima kasih tuan, tuan telah membebaskan saya, untuk ini tuan silahkan meminta tiga permintaan, saya akan mengabulkannya” kata Jin, seperti format biasa tanda terima kasih Jin yang dibebaskan oleh manusia.

Setelah kagetnya reda, si pengusaha itu terdiam sejenak lalu dia berkata, “Baiklah Jin saya ingin tahun ini tiga kejadian besar terjadi di negeri saya Indonesia ini, pertama saya ingin nilai tukar rupiah di negeri saya ini kembali menjadi Rp. 2500 per 1 dollar US nya, kedua saya mau semua uang hasil korupsi baik oleh swasta ataupun pejabat pemerintah dikembalikan kepada rakyat dan semua pelakunya dipenjarakan, ketiga saya ingin hukum benar-benar bisa ditegakkan di negeri saya ini.”

Sang Jin berpikir sejenak kemudian, menggeleng-gelengkan kepala, pelan-pelan jasadnya kembali menjadi asap lalu berkumpul masuk ke dalam botol itu kembali. Dari dalam botol si Jin berseru, “Tuan, tolong botolnya ditutup kembali…!!!!!”

May 08, 2008

the time we've less than the duties we should done... (elBanna)

Temen2 deket sejurusan n TPB waktu kuliah pasti bilang, angger.. jurus silat "the time we have.."-nya keluar. Hehe. Tapi da mau gimana lagi, emang kerasa bangeut tu katmut-kata2 imut. Bayangin aja (jangan mau deng :D), dari dulu ampe skrg waktu tu bener2 kerasa ga kekejar banget deh. Ibarat metro mini 70 jurusan kebon jeruk (iya yah :D), belum aja kaki nyentuh lantai metromini, si bang supir dah kebiasaan maen tarik aja.. Ngebut lagi... sori kalo bandinginnya ama metro mini, pengalaman soalnya..hehe. Nah Ga kerasa kan kalo tiba2 Umur dah seperempat abad lagi, kita ngejar cita-cita, waktu tetep aja ga bisa kompromi biar cita2 tu sesuai sm tenggat detline. Ga kerasa juga kan kalo masa2 SMA dah 7 taun ilang... Trus 25 taun ini dah ngelakuin apa, bisa apa, punya apa... Kerja? yah masih mentah, bantu2 orangtua? hemm prasaan ngrepotin mulu... kawin? hemm...aisyah datanglah (fahri disini..hehe)...Ga tau ah.. prasaan selama ini gaberdaya guna ni hidup. Kayaknya kalo sodara Allan ini jadi lalakon Son Go ku di Dragon Ball... level kekuatannya masih superseiya 1 deh..masih 30%nya. But, kata ustadz2 PeKa hidup tuh harus tawakal... 25 taun tu emang masa2 penuh godaan tapi bergelimang *hamasah (hamasah=semangat), na lo... (hamasah nya gada,godaannya iya..hehe). Ah pura2 18 taun aja kalo gitu mah... biar hamasahnya ada.. da kebetulan wajah masih imut mendukung...

So, ceritanya lg ada hamasah nulis skrg... gara2 jatah online banyak di kantor, syukur alhamdulillah deh bisa nge-blog n jadi aktivis mailing ceting browsing surfing..kerasa banget jadi murid Bill Gates teh. Makasih sebelumnya saya sampaikan kepada boss dikantor yang telah memberi kebijakan 90% weurk n 10%ceting, hehe (kadang2 kebalik). So sekali lagi, dengan blog ini insya Allah saya membuka ruang sillah n diskusi dengan siapapun.. tentang apapun..yang kepikiran. Saya juga membuka komunikasi dengan temen2 SMAN 1 Cianjur di milist.
Ada 2 jenis milist:
- SMANONE@yahoogroups.com (buat anak2 SMANSA cianjur yg masih skul ampe yg udah alumnus)
- alumni-smansa-cianjur@yahoogroups.com (buat alumnus only)

Insya Allah segera menyusul milist2 komunitas lainnya. Trutama yang mana daripada saya ada di dalamnya dong.. :D emang saya dulu ada dimana aja ya...hemm, paling2 waktu SMP di pramuka n DKM, waktu SMA di OSIS,KIR,Bulutangkis SBC,Bola Arput (tapi udah cukuplah sama milist di atas juga), waktu di ITB (udah ada ya milist Ma02 n HIMATIKA..Oya,Salman belum)... Kayanya milist SMA dulu aja deh mumpung masih exist sama temen2 alumni n adik2 SMA angkatan2 skrg. Next target: Milist SMP..insya Allah.

-onespecialone-